Moh. Khoeron Durori: Informasi Datang Tanpa Permisi Seperti Air Bah

Semarang (Buddha)- Penulisan berita menjadi bagian yang paling penting dalam penyajian informasi pada lembaga/ kementerian. Banyaknya informasi yang terkait dengan penyajian berita semakin massif menjejali para pengguna teknologi dan informasi.

Berbicara pada acara Pendampingan penyusunan narasi/ berita didepan pegawai dan penyuluh Agama Buddha PNS pada Bimas Buddha, di ruang teleconference Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Tengah, rabu (20/12). Kasubbag Layanan Informasi Biro Humas dan Informasi Kementerian Agama RI Moh. Khoeron  Durori menyampaikan bahwa Kementerian Agama sangat concern dengan pengelolaan media Informasi di portal kementerian agama.

Khoeron menyampaikan bahwa di era teknologi saat ini informasi menjadi kebutuhan utama masyarakat, dan berkembang sangat pesat dengan berbagai platform media komunikasi yang ada.

“Bahkan yang lebih mengkawatirkan, informasi yang berkembang dengan cepat di media sosial tersebut kadang tidak menggambarkan keadaan sebenarnya,” imbuhnya. Khoeron berpesan jika muncul berita dari pihak lain yang mengabarkan tidak sesuai dengan fakta, maka secepatnya harus segera di lakukan klarifikasi, agar berita tersebut tidak dijadikan alat untuk menyerang bagi pihak-pihak yang memiliki kepentingan tertentu.

Pada kegiatan yang juga turut dihadiri Kasubbag Sistem Informasi dan Hubungan Masyarakat Partiyem pada Bagian Perencanaan dan Sistem Informasi Ditjen Bimas Buddha Kemenag RI tersebut, Khoeron  juga menyampaikan bahwa keterlibatan daerah dengan kontribusi berita dari daerah akan sangat memberi penguatan bahkan mendongkrak ketersediaan informasi di tingkat pusat, khususnya di Portal Kementerian Agama.

“Penyuluh agama Buddha juga diharapkan berperan aktif dalam peliputan berita daerah, karena penyuluh adalah pihak yang paling sering bersentuhan dengan masyarakat,” pungkasnya.

Khoeron berharap dengan keterlibatan penyuluh dalam penyajian berita terkait kegiatan di daerah akan semakin mewarnai portal berita di Kementerian Agama RI. (siswanta).