Pendampingan Bimtek Aplikasi e-MONEV, SMART DJA, BAPEPPENAS, dan E-MPA

Pontianak (dbb) – Mendapat bimbingan teknis secara langsung oleh Kabag Kebijakan dan Evaluasi Program Biro Perencanaan Sekretaris Jenderal Harjo Suwito bersama bersama tim dan dibuka langsung oleh Saryono selaku Pembimas Buddha Kanwil Kementerian Agama Prov. Kalimantan Barat. Diawal sambutannya Saryono menyampaikan apresiasi kepada tim pusat yang hadir Kasubbag Pelaporan dan Evaluasi Program Siki Hendro Wibowo yang telah datang ke daerah secara langsung guna memberikan bimbingan teknis aplikasi. 

“Kami atas nama Kakanwil kemenag Prov. Kalbar sangat senang dan berbahagia atas inisiatif dari tim pusat dalam kegiatan ini. Kegiatan ini dirasa sangat tepat sasaran dan jauh lebih bermanfaat," ujar Saryono.

Saryono berharap kepada seluruh Kasi/Penyelenggara Bimas Buddha dan para operator agar dapat mengikuti dan memanfaatkan waktu kegiatan dengan semaksimal mungkin sehingga dapat membawa perubahan yang lebih baik dilingkungan kerja masing-masing. Ia juga menyampaikan bahwa kedatangan tim pusat pada kali ini adalah semata-mata untuk membantu para operator mendeteksi sejak dini kendala yang terjadi dilapangan.

“Bagi seluruh operator jangan sungkan-sungkan untuk bertanya semua masalah yang berhubungan dengan aplikasi terkait, dan mudah-mudahan apa yang kita lakukan dapat memberi manfaat besar bagi masyarakat dan negara," lanjut Saryono.

Dikatakannya sudah jamannya IT, menjadikan serba aplikasi. Semua aplikasi yang ada dibuat dengan niat yang baik memenuhi IT. IT sebagai sarana mempermudah kegiatan, sekaligus didalam aplikasi-aplikasi ini bisa melihat dan menganalisa baik dari segi penganggaran, pelaksanaan sampai pelaporan. Berawal dari itu munculah inisiatif membantu operator untuk mendeteksi sejak dini, supaya kendala-kendala diketahui juga oleh pusat. Dengan keterbatasan SDM segala daya upaya diusahakan, terpaksa meminjam SDM kepada sekretariat dan Juga tenaga honorer.

Hal senada juga dikatakan Harjo Suwito., S.Sos., M.Si  (Kepala Bagian Kebijakan dan Evaluasi Program Sekjen Kemenag RI) yang membawakan materi aplikasi Monev sebagai Instrumen Pengendalian, Pelaporan dan Evaluasi Program Kementerian Agama.

”Aplikasi e-monev, empa,  smart yang ada kelihatannya menjadi beban bagi operator-operator yang ada. Tetapi percayalah aplikasi-aplikasi yang ada membantu dalam kinerja kita di Kementerian”, tegas Harjo
Kegiatan yang dilaksanakan selama satu hari dihadiri oleh 35 peserta yang terdiri dari Kasi/Penyelenggara Bimas Buddha serta operator aplikasi e-Monev, SMART DJA, Bappenas, dan e-MPA. Bertempat di Aula Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Barat yang dipandu oleh Siki Hendro Wibowo selaku Kasubag Evaluasi Program dan Pelaporan Ditjen Bimas Buddha.