Memperingati Hari Perdamaian Internasional Dirjen Buddha Beserta Umat Buddha Aktif Mendukung Perdamaian Dunia, Soka Gakkai Gelar Kampanye Kebhinekaan

Jakarta (dbb) - Memperingati hari perdamaian Internasional, Umat Buddha Soka Gakkai Indonesia bersama dengan Wahid Foundation menyelenggarakan kegiatan yang bertemakan "Melody of Diversity", Minggu (10/9).

"Melody of Diversity" merupakan puncak acara dari kampanye kebhinekaan yang diselenggarakan melalui media sosial sejak Mei sampai Agustus lalu. Kegiatan ini diharapkan mampu memberikan pendidikan toleransi, serta semangat perdamaian bagi masyarakat di Indonesia.

Dirjen Bimas Buddha Caliadi yang hadir dalam acara ini mengungkapkan, sebagai umat beragama, kita memiliki tanggung jawab menumbuhkan kesadaran akan nilai-nilai toleransi.

"Penyadaran nilai-nilai toleransi dan menghormati keberagaman harus dipupuk disetiap lini, mulai dari keluarga, lingkungan pendidikan, agama, organisasi masyarakat, partai politik hingga Negara," ujar Caliadi.

"Melody of Diversity" ini juga merupakan aktualisasi kerukunan dan kebersamaan umat Buddha secara intern sebagai implementasi keteladanan Guru Agung Buddha Gautama yang selalu mengajarkan kedamaian, toleransi, pengertian benar, serta persatuan. "Sebagai kita ketahui bersama, bahwa masyarakat Indonesia sangat majemuk yang terdiri dari berbagai Agama, suku, bahasa, serta identitas etnik yang berbeda," lanjut Caliadi.

Sikap dan perilaku pro sosial menjadi salah satu hal yang dapat dilakukan oleh umat Buddha, sebagai upaya dalam membentuk sebuah konstruksi keyakinan.

Berawal dari sifat dan sikap yang saling menghormati, saling memberi, saling menerima, dan saling mengerti terhadap sesama, dalam menjalankan hak dan kewajiban menunaikan ajaran Agama, akan dapat membentuk, memelihara, dan mempertahankan kerukunan umat beragama dalam bingkai nilai-nilai non-sektarian.

Untuk itu Caliadi mengajak bersama membangun bangsa Indonesia dengan membangkitkan semangat bodhisattva dari dalam diri, berjuang untuk kehidupan yang jauh lebih baik lagi.