Buddhisme Kontekstual: Sapta Darma Buddhisme Sebagai Laku Hidup Umat Beragama Di Kalisat

Karya: Meta Setiya Wahyuni, Kanthi Adisti, Musini - Mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Buddha (STAB) Syailendra, Semarang

Juara III Pengembangan Kreativitas Mahasiswa Bidang Penelitian (PKM-P) dalam Lomba Mahaniti Loka Dhamma Tingkat Nasional V Tahun 2016

 

Abstrak


Indonesia melegalkan enam agama secara konstitusi yaitu Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha dan Konghucu. Namun selain itu, masih banyak kepercayaan lain yang dianut masyarakat Indonesia. Salah satunya yaitu Sapta Darma. Sapta Darma merupakan bagian dari ajaran leluhur yang masih dianut oleh sebagian masyarakat yang tinggal di pedesaan. Banyak masyarakat yang mendiskriminasi kepercayaan tersebut. Namun berbanding terbalik dengan masyarakat Dusun Kalisat yang saling menghargai satu sama lain. Hal tersebut menjadi keunikan yang perlu dikaji, seperti beberapa warga masyarakat Dusun Kalisat yang secara khusus menjalankan ajaran Buddhis dan Sapta Darma sebagai laku hidupnya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan relevansi nilai-nilai Sapta Darma dengan Buddhisme sebagai laku hidup masyarakat Dusun Kalisat. Ini adalah penelitian diskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui teknik observasi, interview, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan mengumpulkan, mereduksi, menyajikan, dan membuat kesimpulan. Dari penelitian ini dapat diketahui relevansi nilai-nilai ajaran Sapta Darma Buddhisme sebagai laku hidup umat beragama di Kalisat. Dengan adanya relevansi tersebut dan adanya keterkaitan ajaran Sapta Darma dengan Buddhisme, maka nilai-nilai ajaran Sapta Darma dapat dilihat dan dimaknai.

 

Klik disini untuk unduh selengkapnya