Hidup Sehat Dengan "Teh Rusina"

Karya: Ristiana Sri Ariesta, Anoja, Dewi Puspita Kusuma Wardani - Mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Buddha (STAB) Sriwijaya, Tangerang

Juara II Pengembangan Kreativitas Mahasiswa Bidang Kewirausahaan (PKM-K) dalam Lomba Mahaniti Loka Dhamma Tingkat Nasional V Tahun 2016

 

ABSTRAK


Sirih Cina (Paperomia Pellucida) sering dianggap sebagai gulma oleh petani karena tumbuh di sela-sela tanaman budidaya. Sirih Cina (Paperomia Pellucida) sering dianggap sebagai gulma oleh petani karena tumbuh di sela-sela tanaman budidaya. Sirih Cina ini adalah rumput yang banyak tumbuh di sekitar rumah, pekarangan, terutama di tempat-tempat yang lembab. Banyak orang yang tidak mempedulikan tumbuhan ini. Rumput sirih cina biasanya dicabut dan dibuang begitu saja. Padahal tumbuhan ini memiliki beragam khasiat bagi kesehatan. Rumput Sirih Cina dikeringkan, dihancurkan dan dihaluskan dengan dicampur bahan pendamping.
Tahapan pengolahan Sirih Cina meliputi persiapan produksi meliputi persiapan pembuatan, perencanaan produksi, dan produksi, sedangkan manajemen usaha meliputi pengenalan produk dan promosi, penjualan, evaluasi dan pemngembangan produk.


Produk akhir dari pengolahan rumput Sirih Cina adalah kemasan teh. Kemasan berupa teh tubruk yang siap untuk dipasarkan baik melalui online maupun door to door. Dari sebanyak 10 kg rumput Sirih Cina yang didatangkan langsung dari Lampung mampu memberikan hasil akhir sebanyak 14 pack. Satu pack berisi 2 alumunium foil dengan berat masing-masing 70 gram. Setiap kali produksi teh Rusina mampu memberikan keuntungan bagi produsen sebanyak 50%.


Rumput Sirih Cina diproduksi dengan cara dikeringkan dan dihaluskan dicampur dengan bahan pendamping. Dimasukan didalam alumunium foil dan dikemas dalam kardus teh. Teh Rusina siap dipasarkan dengan cara di posting di media sosial dan door to door. Dalam poster dan brosur teh Rusina ini terdapat keterangan secara lengkap khasiat yang terkandung di dalamnya.

 

Klik disini untuk mengunduh selengkapnya