Deklarasi Gerakan Moral ASN Ditjen Bimas Buddha

Jakarta (dbb) - Maraknya kasus kekerasan, narkoba, pornografi dan radikalisme pada akhir-akhir ini membuat munculnya sebuah Deklarasi Gerakan Moral ASN Ditjen Bimas Buddha yang di inisiasi oleh Direktur Urpendik Supriyadi dan  menjadi point penting dalam pembahasan Rapat Kerja Ditjen Bimas Buddha yang mengusung tema "Melalui Rapat Kerja Pusat dan Daerah Kita Tingkatkan Kualitas Kinerja dalam Melayani Umat" yang diselenggarakan di Jakarta.

Deklarasi Gerakan Moral, yang dibacakan oleh Pembimas Buddha Prov. Bangka Belitung yang juga sekaligus Ketua Forum Pembimas Buddha Indonesia (FPBI), Wisnu Widiyanto di laksanakaan pada acara penutupan yang dilakukan pada, Kamis (23/2) di ikuti oleh Pembimas Buddha seluruh Indonesia.

Enam poin tersebut meliputi, pemberian ciri khas Keagamaan Buddha pada setiap kegiatan di Lingkungan Ditjen Bimas Buddha, mewujudkan siswa Buddha Cinta Indonesia, Anti Narkoba, Anti Pornografi, melaksanakan Athasila di hari Uposatha, dan mewujudkan Cinta Samadhi.

Dalam deklarasi yang di hadiri oleh Sesditjen Bimas Buddha Caliadi dan Direktur Urusan dan Pendidikan Agama Buddha Supriyadi ini di harapkan menjadi pesan moral yang efektif bagi ASN di Lingkungan Ditjen Bimas juga demi meningkatkan kualitas kinerja dalam melayani umat.