Syukuran Penganugrahan Gelar Phararajaghana (Chaokhun) Phra Videsadhammannana YM. Bhikku Jinadhammo Mahatera

Medan (dbb) – Syukuran Penganugrahan gelar Phrarajaghana (Chaokhun) Phra Videsadhammannana yang diberikan kepada Bhikkhu Jinadhammo Mahathera oleh Baginda Raja Thailand ke X yang diselenggarakan di Aula Lt. 2 Vihara Borobudur, Medan, Minggu (19/2).

Persembahan lagu dan pembacaan Dhammapada oleh muda-mudi Vihara Binaan Majelis Buddhayana Indonesia menjadi pembuka pada acara syukuran. Menurut Bhikkhu Jinadhammo, penganugrahan ini merupakan salah satu upaya pemerintah Thailand atas dedikasi para bhikkhu dalam melakukan pembabaran Dhamma dan pelayanan Dhamma sekaligus untuk meningkatkan kualitas kehidupan umat manusia, menebar belas kasih, menciptakan kondisi saling asah, asih, asuh dan pada akhirnya menciptakan nilai toleransi, nilai kebhinekaan yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan bagi kita sebagai umat Buddha.

Dalam sambutannya Direktur Urpendik, Supriyadi mengatakan apa yang dikutip nasehat yang diberikan oleh Bhikkhu Jinadhammo yaitu beliau menetapkan dirinya sebagai Bhikkhu bukan karena diikat tetapi karena mengikat dirinya.

“Bahwa kita semua memilih jalan kehidupan tentunya berkomitmen untuk melaksanakan kehidupan ini dengan sebaik-baiknya oleh karena itu manakala hari ini kita mengatakan diri kita sebagai umat Buddha Indonesia maka dari itu kita wajib melaksanakan kewajiban sebagai umat Buddha yang baik dan senantiasa melakukan hal yang baik untuk kemajuan kehidupan kita pada hari ini atau masa yang akan datang.” Jelas Supriyadi.

Dengan pengabdian dan keteladanan dari Bhikkhu Jinadhammo menjadi salah satu bukti bahwa seluruh umat dapat dipersatukan, tidak hanya demi kepentingan sendiri tetapi demi kemajuan Buddha Dharma di Indonesia yang terus berkembang.

Supriyadi menambahkan, “mudah mudahan jauh kedepan generasi muda kita menjadi generasi yang baik menjadi umat Buddha yang baik dan menjadi warga negara yang terpercaya oleh karena itu marilah dengan rasa syukur yang kita bawa hari ini atas pengabdian dan teladan dari Bhante Jinadhammo menjadi sumber inspirasi untuk melaksanakan tugas yang sebaik-baiknya.”

Pada kesempatan ini Pembimas Buddha Prov. Sumut Ketut Supardi mengucapkan selamat dan anumodana yang setinggi-tingginya kepada yang mulia Bhante Jinadhammo Mahathera, anggota Sangha dan romo pandita yang telah bekerjasama dalam membina, melayani dengan memberikan bimbingan Dhamma sebagai tuntunan hidup yang bermanfaat bagi kemajuan dan kerukunan umat Buddha di Indonesia, khususnya di Sumatera Utara
.
“Semoga penganugrahan gelar ini dapat menjadi contoh untuk para rohaniwan dan juga para anggota Sangha di Indonesia, untuk menjadi renungan bersama bahwa perkembangan dan kemajuan agama Buddha di Sumut tidak terlepas dari rintisan, perjuangan dan bimbingan dari Bhikkhu Jinadhammo Mahathera yang sangat berintegritas luar biasa dalam memberikan pembinaan dan keteladan bagi anggota Sangha dalam peningkatan penghayatan Buddha Dharma sehinggga menjadi anggota Sangha yang berbudi luhur dan dapat membina kehidupan mental spiritual umat Buddha di Indonesia, semoga pengabdian Bhante dalam pengembangan Buddha Dharma memperoleh manfaat dan berkah termulia,” imbuh Ketut.

Ketua Sangha Agung Indonesia Pusat Bhikkhu Nyanasuryanadi Mahathera mengajak para Bhikkhu dan Bhikkhuni dapat mengikuti jejak Bhikkhu Jinadhammo Mahathera sebagai seorang Bhikkhu yang merakyat, mendedikasikan kehidupannya untuk perkembangan agama Buddha di Indonesia dan memohon petunjuk kepada Bhante dalam rangka melatih diri dalam melaksanakan pelayanan bagi umat Buddha.

Selain itu, Bhante juga mengapresiasi kepada seluruh umat Buddha yang terus memberikan pelayanan kepada para Bhikkhu dalam pengabdian dalam mengembangkan agama Buddha di Indonesia dan berkat dukungan dari umat Buddha dalam memberikan kekuatan bagi Bhikkhu Jinadhammo Mahathera dalam mendedikasikan diri sekaligus melatih diri untuk mengembangkan diri sendiri sekaligus mengembangkan kebenaran bagi seluruh umat Buddha.