Magha Puja 2561/2017 Sebagai Penyemangat Lebih Demi Melayani Umat

Jakarta (dbb) - Dalam rangka menyambut Magha Puja 2561/2017 Direktorat Jendral Bimas Buddha mengadakan puja bhakti di gedung Kementerian Agama, Thamrin Lantai 16, Jumat (27/1).

Acara yang dihadiri Plt. Dirjen Bimas Buddha, Nur Syam, di ikuti seluruh pejabat dan  pegawai Ditjen Bimas Buddha, Bikkhu Sangha, dan pengurus Yayasan Hemadhiro Metavati Jakarta serta penyerahan Baksos menyambut tahun baru Imlek 2561.

Mengawali sambutan Nur Syam mengucap syukur dan apresiasi kepada jajaran Ditjen Bimas Buddha di tengah-tengah melaksanakan tugas birokrasi tetap melakukan kegiatan rohani " ini adalah sangat luar biasa dan membawa pengalaman spiritual untuk kemajuan  Bangsa dan Negara RI khususnya Kementerian Agama, "tegasnya.

Ada dua hal sebagai bahan untuk lebih menyemangatkan diri yaitu  di jajaran Ditjen Bimas Buddha  sebagai pelayan bagi masyarakat dan umat selalu meminta doa restu kepada Bhikkhu Sangha yang sudah tercerahkan "niscaya arahan, doa akan menyertai kita dalam membangun dinamika agar dapat menjalankan amanah dengan selamat", ungkapnya.

Nur syam mengingatkan,  "lima budaya kerja Kemenag yaitu Integritas, Profesionalisme, Inovasi, Tanggung Jawab dan Keteladanan menjadikan Bhikkhu Sangha menjadi teladan bagi kita saat mendampingi, mengarahkan memperoleh karma baik dan bisa lebih dekat dengan masyarakat/umat karena kita adalah sebagai pelayan para umat.

"Baru saja kita selesai Hari Amal Bakti yang bertemakan Semakin dekat dengan Umat, bagaimana dengan target ini mari kita sama-sama tingkatkan kinerja kita, kita tambah semangat kerja kita, " Lanjut Nur Syam.

Nur Syam menambahkan, "Kunci dari sukses bekerja kita ada tiga poin, yaitu kerja keras, komunikasi, dan kordinasi. Dimana masyarakat harus bisa merasa puas, dan bangga. Maka kita harus bekerja keras." Tingkatkan komunikasi lisan berbasis hati dan koordinasi antar kita dan masyarakat.

Selain itu Bhante Khanit Samano yang juga hadir pada kesempatan ini mengatakan, "Dalam Magha Puja dan menyambut tahun baru Imlek  kalau ada kesempatan untuk berbuat baik maka kita harus sering-sering berbuat baik.  Maka ini adalah kesempatan bagus juga untuk kita semua."

"Seperti badan kita yang mengandung empat unsur yaitu, tanah, air, api, dan angin. Dimana lima unsur kehidupan di sebut jasmani dan rohani saling mengisi dan bergantungan.  Orang yang sering berbuat baik seperti memasang pelampung dan tidak mudah tenggelam. Tetapi orang yang tidak pernah berbuat baik maka pelampung akan kempes dan tenggelam.

Mari kita menanam jasa kebajikan dengan berdana , menjaga sopan santun (sila), melatih konsentrasi (Samadi) dan memiliki kebijaksanaan, " Lanjut YM Bhante Khanit Samano.

Sebagai contoh kita bisa berdana memaafkan seseorang melalui pikiran, berdana dengan mendoakan semoga semua makhluk hidup berbahagia, berdana melalui tenaga dimana jika kita mampu sesuai dengan kekuatan tenaga kita. "Mari kita isi batin kita dengan cinta kasih dan kebahagiaan", pesan Bhante.