Rapat Sinkronisasi Program Lembaga Keagamaan Buddha

Jakarta (dbb) - Dalam rangka menyamakan persepsi dan langkah pembinaan umat Buddha kedepan khususnya terkait anggaran yang diberikan negara melalui Kementerian Agama RI Ditjen Bimas Buddha mengadakan Rapat Sinkronisasi Program Dengan Lembaga Keagamaan Buddha (1/12) di Gedung Kementerian Agama lantai 3 Jl. MH. Thamrin JakarRapat koordinasi tersebut dipimpin langsung oleh Direktur Urusan dan Pendidikan Agama Buddha dan dibuka oleh Sesditjen Caliadi.

“Dengan diadakan rapat ini diharapkan dana yang ada dapat disalurkan dengan baik, benar, tepat sasaran dan tepat jumlah dan dapat menghasilkan program Ditjen Bimas Buddha dalam rangka pelayanan kepada masyarakat”, ucap Caliadi saat membuka acara.

Rapat yang dihadiri semua perwakilan Lembaga Keagamaan Buddha ini menghasilkan beberapa hal:

  1. Sangha dan Majelis memahami postur anggaran bidang Urusan Agama Buddha dan menyambut baik etikad Ditjen Bimas Buddha untuk menyampaikan informasi program kegiatan dan anggaran secara terbuka kepada masyarakat;
  2. Informasi anggaran dan kinerja akan di sampaikan melalui Website Ditjen Bimas Buddha yang senantiasa di update setiap bulan;
  3. Menyikapi isu rohingya sepakat menempatkan sebagai masalah kemanusiaan dan kewarganegaraan, bukan masalah agama;
  4. Menyikapi isu pilkada disepakati tetap mengacu pada ketentuan yang berlaku untuk netralitas dan tidak melakukan kampanye di tempat ibadah;
  5. Untuk menanggapi isu-isu perlu ada pusat komunikasi dimana masing masing lembaga ada PIC sebagai wadah penyampaian substansi kebersamaan sikap selanjutnya menjadi bahan kordinasi secara horisontal oleh setiap lembaga dengan mitranya masing masing. Mengenai SOP akan segera dikordinasikan oleh Direktur.

foto terkait