Plt.Dirjen Bimas Buddha Menerima Audiensi Kongres IX Hikmahbudhi

Jakarta (dbb) bertempat diruang kerja Sekjen Kementerian agama RI sekaligus Plt. Dirjen Bimas Buddha Nur Syam menerima Audiensi PP Hikmahbudi bersama jajarannya di dampingi Sekretaris Ditjen Bimas Buddha Caliadi, dan Direktur Urpendik Supriyadi (28/11).
Dalam pertemuan dibahas terkait rencana Kongres IX Hikmahbudhi yang akan diselenggarakan pada tanggal 9-12 Desember 2016 di Tangerang-Banten dihadiri sekitar 150 orang.
"Saya berpesan agar mempersiapkan dengan matang kongres tersebut sehingga berjalan dengan baik dan lancar serta membawa citra yang baik, marilah kita meneladani para Bhante yang dipandangnya adalah orang yang sabar, "pesan Nur Syam.
Menurutnya bagaimana cara menyatukan perbedaan baik visi, misi organisasi dan golongan, keragaman tersebut menjadi kekuatan. Karena dalam organisasi sebenarnya dipayungi tiga misi besar yaitu visi keagamaan, visi kebangsaan dan visi kemasyarakatan yang seharusnya merasa menjadi satu kesatuan.
Nur Syam menekankan dalam pemilihan ketua, yang dipandangnya akan melibatkan berbagai cara strategi, "hindari konflik, kedepankan kemampuan akademisi dan organisasi yang lebih baik, "tegasnya.
Terkait tekanan eksternal, Nur Syam mengingatkan jangan melibatkan diri dari intervensi dan politisir.
Terkait dengan isu-isu pengolongan seperti persoalan etnis yang dipandangnya masih rawan,  "jangan terpancing, kita tunjukkan saja apa pun etnis di Indonesia sikap kebangsaannya jelas, yaitu bangsa Indonesia”, tegas Nur Syam.
Tanamkan semangat visi kebangsaan itu menjadi sangat penting. Saat ini berita seperti Rohingya Nur Syam mengingatkan jangan terjebak dengan berita-berita dimedia yang belum tentu terjadi.
“Cyber War yang ada mengharuskan kita memilah memilih berita dengan sangat cerdas dan cermat, jangan mudah percaya satu dua informasi”, ucap Nur Syam sambil menyarankan agar melakukan cek dan recek, apalagi untuk menyebarnya.
Diakhir pertemuan, Nur Syam berpesan untuk menghindari politik will, hindari intervensi, gunakan hak anda untuk menjadikan Hikmahbudi sebagai organisasi Independent yang menyuarakan kemasyarakatan, kebangsaan dan keagamaan.
Turut hadir dalam pertemuan tersebut Kasubdit Kelembagaan Parwadi, Kasi Pengembangan Lembaga TS.Haryanto, Ketua Umum Hikmahbudi Suparjo, Sekjen Manggala Wiriya Tantra berserta jajaran Hikmahbudi lainnya.