Menag Resmikan Gedung STIAB Jinarakkhita Dan Peringatan 30 Tahun Vassa Bhiksu Nyana Maitri Mahastavira

Lampung (dbb) Sekretaris Ditjen Bimas Buddha Caliadi mewakili Menteri Agama RI beserta jajarannya hadir dalam Peresmian gedung STIAB Jinarakkhita Lampung sekaligus peringatan 30 tahun Vassa Bhiksu Nyana Maitri Mahastavira hari Minggu (20/1). " Sungguh saya merasa sangat bahagia karena keikhlasan dan pengabdian seluruh umat Buddha hingga Sekolah Tinggi Agama Buddha (STIAB) Jinarakkhita dapat terselenggara dengan layak sesuai yang diharapkan, "ungkap Sesditjen Caliadi saat membacakan sambutan Menteri Agama.

Menag menyampaikan pada masa sekarang banyak perguruan tinggi menggariskan tujuan pendidikan dengan memfasilitasi peserta Didik menjadi individu yang bertahan. Namun fenomena yang terjadi perguruan tinggi cenderung menempatkan pembelajaran bidang studi menjadi tujuan. Hal ini tampak dari pola evaluasi yang dilaksanakan. Mahasiswa seolah digiring menuju perolehan nilai yang tinggi sebagai tujuan padahal nilai tersebut baru sepertiga dari kompetensi yang dibutuhkan menjadi orang yang sukses. Secara massive mahasiswa dan dosen larut dalam perjuangan mengejar nilai yang sesungguhnya belum menggambarkan nilai hidup bertahan.

Atas kenyataan ini, perlu ada kebijakan untuk mengubah masalah yang dihadapi mahasiswa "harus" di upayakan lebih sulit dari kondisi kehidupan nyata agar para mahasiswa terbiasa menghadapi tantangan yang diharapkan berujung pada kemampuan bertahan.

Gambaran tersebut menunjukkan pentingnya perguruan tinggi agama Buddha untuk segera mereformulasikan kebijakan dan tujuan yang telah digariskan. Peningkatan mutu merupakan sebuah keniscayaan. Semangat untuk menerapkan sistem penjaminan mutu harus diteguhkan. Mutu tidak akan pernah tercapai jika standar audit dan aksi perbaikan mutu tidak diterapkan. Seperti kata bijak yang menyebutkan quality is a journey not a destination.

Dengan demikian  dapat kiranya disadari sepenuhnya, dimengerti, serta dipahami. Sebagaimana posisi dan kondisi STIAB Jinarakkhita ini sejak mulai didirikan hingga sekarang.

Menag mengapresiasi kepada Bhikkhu Nyana Maitri Mahastavira yang telah memberikan dukungan bagi perkembangan pendidikan keagamaan Buddha di Indonesia. Diungkapkannya bangunan semegah ini merupakan sumbangsih yang sangat berharga. Seiring dengan itu menag mendoakan kepada Tuhan YME agar kepadanya yang telah menaikkan kualitas dan citra pendidikan mendapatkan berkah nan terluhur dari Tuhan YME.

Akhirnya, dengan memohon restu Tuhan YME bertepatan dengan peringatan 30 tahun Vassa Bhiksu Nyana Maitri gedung ini saya Resmikan penggunaannya. Kepada seluruh civitas akademika, saya ucapkan selamat memanfaatkan gedung ini, semoga dapat membuahkan pemikiran-pemikiran kreatif yang kelak bermanfaat dalam meningkatkan kualitas ilmu keagamaan Buddha, dalam pembangunan bangsa dan negara Indonesia melalui pendidikan tinggi agama Buddha yang terpercaya.

"Semoga Tuhan YME senantiasa memberikan berkahnya kepada kita semua,"ungkap Menag.

Hal senada juga disampaikan Ketua panitia. “Dengan peresmian gedung STIAB Jinarakkhita dan Buddha Baysajaguru Graha, diharapkan dapat menjadi pusat penelitian dan kajian,  serta dapat membangun agama buddha berkualitas”. Provinsi Lampung kini telah memiliki Perguruan Tinggi Agama Buddha yang presentatif dalam hal semangat belajar mengajar, semua ini tidak terlepas dari keinginan luhur Suhu Nyana Maitri Mahastavira. 

Acara seremonial yang di hadiri oleh Pejabat Pemda Lampung, Kapolda dan para tokoh agama serta ribuan umat Buddha diawali dengan tarian penyambutan tamu oleh mahasiswi STIAB Jinarakkhita, dan  pemotongan pita sebagai tanda peresmian gedung oleh Bhikkhu Nyana Maitri Mahastavira, Bhikkhu Dharma Vimala, Bhikkhu Suryanadi Mahathera, Menteri Agama RI yang diwakili oleh Sesditjen Bimas Buddha Caliadi, Gubernur Lampung yang diwakili M. Ridho Ficardo, KaKanwil Kemenag Prov. Lamung, Suhaili, Walikota Lampung Herman HN,  Brigjen Pol Sudjarno (Kapolda Lampung), Kolonel Kav. Supriyatna (Komandan korem 043/GATAM), Piandi PP MBI, Khairudin Tahmid,(ketua MUI Lampung), Moh. Bahrudin (Ketua FKUB Lampung), Wandi ketua STIAB Jinarakkhita, Sudamek AWS  Gunawan Hendra, Sutomo, Indra Halim, Andre Wongso, Ali Kuku, Ali Rumah Kayu , Hartato Lojaya, Sudin, Romo Congfu, dan Budi Hermawan.